• SMK NEGERI 2 SEWON
  • Official Website

Optimalisasi Blended Learning melalui In House Training Google Workspace

Pandemi COVID-19 tidak lagi menjadi momok menakutkan untuk masyarakat. Hal ini dikarenakan prosedur penanganan dan pencegahannya sudah terkendali dengan baik. Namun berbagai aspek kehidupan belum bisa kembali ke status normal termasuk aspek pendidikan. Pembelajaran sekolah masih dilakukan secara daring atau dengan Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTM Terbatas) untuk beberapa sekolah percontohan. Karena itu, untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi badai perkembangan teknologi selama pembelajaran di masa Pandemi, SMK N 2 Sewon menyelenggarakan In House Training (IHT) Pemanfaatan Google Workspace untuk optimalisasi blended learning. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 6 – 8 Oktober 2021 ini, menghadirkan narasumber dari pihak eksternal sekolah, yaitu Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul yang diwakilkan oleh Ibu Nur Zuhaida, S.Pd. selaku Ka. Sub. Bag. Tata Usaha Baldikmen Bantul; serta beberapa guru SMK N 2 Sewon sebagai narasumber internal.

 

   

 

Kegiatan IHT ini dilaksanakan dengan 2 metode, yaitu daring dan luring. Kegiatan daring melalui media Zoom Meeting di hari pertama, 6 Oktober 2021. Isi kegiatan hari pertama berupa pembukaan oleh Kepala SMK N 2 Sewon, Titis Sukowanto, S.Pd., dan materi pengantar oleh Bapak Moh. Arif YuniarS.Pd., M.Hum., selaku Waka Sarana dan Prasarana SMK N 2 Sewon sekaligus Google Master Trainer. Untuk kegiatan luring, dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 7 dan 8 Oktober 2021. Peserta IHT sejumlah 62 guru mapel dan 3 guru BK dibagi menjadi 2 sesi untuk mematuhi standar protokol COVID-19. Sesi 1 dilaksanakan pada hari Kamis, 7 Oktober 2021, dan sesi 2 dilaksanakan hari setelahnya, Jum’at, 8 Oktober 2021. Waktu pelaksanaan dimulai pukul 07.30 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB. Materi yang diajarkan berupa pemaksimalan Google Classroom dan Google Meet. Google Classroom dipilih sebagai Learning Management System (LMS) yang digunakan oleh sekolah dengan memaksimalkan akun belajar.id yang diberikan oleh Kemdikbud untuk semua warga sekolah. Sedangkan Google Meet dipilih sebagai media tatap muka secara daring yang bisa diakses oleh semua warga sekolah.

 

Hari pertama luring, Ibu Nur Zuhaida, S.Pd., memberikan sedikit wejangannya kepada para guru terkait pembelajaran di masa pandemi. Beliau juga memberikan motivasi dan semangat kepada para guru untuk tetap belajar dan menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi di sekolah selama pandemi. Terkait PTM Terbatas yang masih berupa rencana bagi SMK N 2 Sewon, Ibu Ida menjelaskan bahwa sekolah tetap harus mempersiapkannya meskipun keputusan belum dibuat sembari menunggu evaluasi lebih lanjut dari sekolah yang menjadi percontohan.