Sewon — SMK Negeri 2 Sewon sukses melaksanakan upacara peringatan Hari Jadi ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat, 13 Maret 2026. Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga selesai di halaman sekolah dengan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Gubernur DIY Nomor B/400.14.1.1/5/BR Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Jadi ke-271 DIY, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY melalui surat resmi kepada seluruh satuan pendidikan, termasuk SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di wilayah DIY .

Sejak pagi hari, suasana di lingkungan SMK Negeri 2 Sewon sudah tampak berbeda. Seluruh peserta upacara mengenakan busana adat Gagrag Ngayogyakarta, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Para siswa tampil rapi dengan balutan pakaian tradisional, begitu pula para guru dan karyawan yang turut mengenakan busana adat lengkap, menciptakan nuansa budaya yang kental dan penuh makna. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala SMK Negeri 2 Sewon, Ibu Samilah, S.Pd., M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya momentum Hari Jadi DIY sebagai sarana refleksi dan penguatan jati diri sebagai warga Yogyakarta.

Beliau menekankan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta bukan hanya dikenal sebagai daerah yang kaya akan budaya, tetapi juga memiliki nilai-nilai luhur seperti gotong royong, unggah-ungguh (tata krama), serta semangat kebersamaan yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda. “Ikatan budaya dan sejarah yang dimiliki Yogyakarta harus menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kita semua, khususnya para pelajar sebagai generasi penerus bangsa,” ujar beliau dalam amanatnya. Lebih lanjut, beliau juga mengajak seluruh warga sekolah untuk tidak hanya memahami budaya secara simbolis, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Sikap disiplin, tanggung jawab, serta rasa hormat kepada sesama menjadi bagian penting dari karakter yang harus terus dibangun.

Rangkaian upacara meliputi pengibaran bendera, pembacaan teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, serta doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti, mencerminkan kesiapan dan kedisiplinan seluruh peserta. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk peringatan seremonial semata, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk lebih mengenal sejarah panjang berdirinya Daerah Istimewa Yogyakarta, sekaligus memahami nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.

Selain itu, penggunaan busana adat Gagrag Ngayogyakarta juga menjadi sarana edukasi visual yang memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga serta meningkatkan kesadaran untuk turut melestarikan budaya daerah di tengah arus globalisasi. Dengan terselenggaranya upacara peringatan Hari Jadi ke-271 DIY ini, SMK Negeri 2 Sewon menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya serta pembentukan karakter siswa yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.


Momentum ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk terus menjaga identitas budaya serta berkontribusi aktif dalam membangun daerah yang istimewa, sesuai dengan semangat Daerah Istimewa Yogyakarta yang berbudaya, berkarakter, dan berdaya saing.

