Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik di era digital, SMK Negeri 2 Sewon bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan workshop bertajuk “Revitalisasi Bahan Ajar melalui Penerapan Artificial Intelligence”. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu (30/7) dan Kamis (31/7), diikuti oleh para guru dari berbagai mata pelajaran.
Workshop dibuka oleh Ibu Fery Enita, S.Pd., perwakilan dari Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB pada hari pertama, menghadirkan tenaga ahli dari UNY untuk mendampingi guru dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi AI pada proses penyusunan bahan ajar.

Hari pertama dibuka oleh Prof. Drs. Herman Dwi Surjono, M.Sc., MT., Ph.D. yang menyampaikan materi pengantar tentang AI sebagai sistem serbaguna yang telah mempermudah berbagai sektor, termasuk pendidikan. Beliau memaparkan potensi besar AI dalam transformasi pembelajaran, pentingnya pemanfaatan yang maksimal, efektif, dan etis. Sesi berikutnya disampaikan oleh Bapak Dzul Fadli Rahman, M.Sc. yang memperkenalkan kolaborasi antara Canva dan AI. Peserta mempelajari berbagai fitur AI yang tersedia di Canva serta integrasinya dengan platform lain. Salah satu keterampilan yang diajarkan adalah membuat kuis interaktif di Canva dengan dukungan AI.

Memasuki hari kedua, Bapak Teguh Puji Widianto, S.Pd. memaparkan materi tentang penggunaan AI untuk asesmen pembelajaran. Guru-guru dikenalkan pada beberapa situs pendukung, salah satunya Quizizz, dan didampingi dalam membuat ujian atau asesmen sesuai mata pelajaran masing-masing.

Sesi terakhir dipandu oleh Bapak Sigit Pambudi, S.Pd., M.Eng., yang memberikan tutorial pembuatan file presentasi dari video YouTube menggunakan Brisk Teaching. Fitur ini memudahkan guru merangkum video pembelajaran menjadi materi presentasi maupun soal asesmen secara cepat dan terstruktur.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi berbasis AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih kreatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
