Skip to content
SMK Negeri 2 Sewon

SMK Negeri 2 Sewon

SMK Pusat Keunggulan

  • Home
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi Dan Misi
    • Sarana Prasarana
    • Fasilitas
  • Program Keahlian
    • Produksi dan Siaran Program Televisi
    • Kriya Kreatif Batik Tekstil
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain dan Produksi Busana
  • Akademik
    • Kalender Akademik Tahun 2025/2026
    • Jadwal Mengajar Semester Ganjil 2025-2026
    • Dokumen Lain
  • Informasi
    • Berita
  • Layanan
    • Elearning Skaduse
    • Perpustakaan Widyapustakatama
    • Brosur
  • Toggle search form

Dusevoscho Bergerak: Merawat Lagu Daerah melalui Tari Modern

Posted on 11 September 202611 September 2026 By admin Tak ada komentar pada Dusevoscho Bergerak: Merawat Lagu Daerah melalui Tari Modern

Lima Hari Penuh Kreativitas, Kolaborasi, dan Semangat Kebudayaan di SMKN 2 Sewon

Bantul, 11 September 2026 — SMKN 2 Sewon melaksanakan kegiatan kokurikuler bertajuk “Dusevoscho Bergerak: Merawat Lagu Daerah melalui Tari Modern” selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 7–11 September 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai rangkaian pembelajaran yang memadukan pengenalan lagu daerah Nusantara dengan aktivitas gerak dan tari modern serta diakhiri dengan Gelar Karya Flash Mob Tari Nusantara yang melibatkan seluruh murid kelas X, XI, dan XII.

Selama pelaksanaan kegiatan, para murid tidak hanya diajak untuk mengenal berbagai lagu daerah dari sejumlah wilayah Indonesia, tetapi juga terlibat secara langsung dalam proses pengamatan, diskusi kelompok, presentasi, latihan gerak dan lagu, evaluasi, koordinasi kostum, gladi, hingga penampilan bersama. Dengan melibatkan Tim Kokurikuler, fasilitator, dan Tim Ekstrakurikuler, kegiatan berlangsung secara bertahap. Setiap hari memiliki fokus kegiatan yang berbeda sehingga murid memperoleh pengalaman mulai dari tahap pengenalan materi hingga mampu menampilkan hasil pembelajaran dalam sebuah pertunjukan bersama.

Hari Pertama: Mengenal dan Mengamati Lagu Daerah Nusantara

Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin, 7 September 2026. Sebelum kegiatan bersama murid dimulai, para fasilitator melaksanakan briefing di ruang guru. Selanjutnya, murid mengikuti presensi, mendapatkan penjelasan mengenai tujuan kegiatan, serta memperoleh gambaran singkat mengenai rangkaian kegiatan kokurikuler. Memasuki sesi utama, murid mendapatkan materi tentang tujuh lagu daerah Nusantara melalui pemutaran lagu medley. Tahap ini menjadi awal bagi murid untuk mengenal keberagaman lagu daerah yang nantinya akan dipadukan dalam sebuah penampilan gerak dan lagu.

Setelah mendapatkan materi, murid mengerjakan LKPD 1: Mengenal dan Mengamati Lagu Daerah secara berkelompok. Kelas dibagi menjadi tujuh kelompok untuk melakukan pengamatan terhadap lagu daerah yang telah diperkenalkan. Hasil pengamatan kemudian dipresentasikan oleh masing-masing kelompok. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi, mengolah informasi, dan menyampaikan hasil pemikiran mereka di depan kelompok lainnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan tujuh lagu daerah secara bersama-sama. Setelah istirahat, fokus kegiatan bergeser dari pengenalan lagu menuju latihan gerak dan lagu. Tiga lagu pertama yang menjadi materi latihan adalah “Cingcangkeling” dari Jawa Barat, “Sinanggar Tulo” dari Sumatra Utara, dan “Jaranan” dari Jawa Tengah. Latihan dilaksanakan bersama fasilitator dan Tim Ekstrakurikuler. Pada akhir kegiatan hari pertama, murid menampilkan gerak dan lagu medley pertama, kedua, dan ketiga. Setelah penampilan, kegiatan ditutup dengan refleksi, membersihkan kelas, dan persiapan pulang.

Hari Kedua: Melanjutkan Latihan Tujuh Lagu Daerah

Pada Selasa, 8 September 2026, kegiatan memasuki tahap pengembangan. Murid mengawali hari dengan mengulang gerakan dan lagu medley pertama hingga ketiga yang telah dipelajari sebelumnya. Selanjutnya, murid mempelajari materi gerak dan lagu berikutnya, yaitu “Sajojo” dari Papua dan “Ayo Mama” dari Maluku. Latihan kemudian dilanjutkan dengan lagu “Rek Ayo Rek” dari Jawa Timur dan “Bungong Jeumpa” dari Aceh.

Dengan demikian, seluruh tujuh lagu daerah yang menjadi materi kegiatan telah diperkenalkan dan dilatihkan secara bertahap. Setiap latihan tidak hanya berfokus pada kemampuan mengikuti gerakan, tetapi juga diarahkan untuk membangun kekompakan antarmurid. Setelah latihan, murid mendapatkan kesempatan untuk menampilkan gerak dan lagu medley keempat hingga ketujuh. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan evaluasi gerak dan lagu.

Selain aspek gerakan, kesiapan penampilan juga mulai dipersiapkan melalui koordinasi kostum kelas. Hal ini menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Gelar Karya karena setiap kelas perlu memiliki kesiapan penampilan secara menyeluruh. Pada sesi akhir, murid kembali mengulang gerak dan lagu medley pertama hingga ketiga, kemudian dilanjutkan dengan pengulangan medley keempat hingga ketujuh. Hari kedua ditutup dengan refleksi, bersih kelas, dan persiapan pulang.

Hari Ketiga: Penguatan Kekompakan dan Evaluasi

Memasuki Rabu, 9 September 2026, kegiatan mulai diarahkan pada penguatan kemampuan dan kesiapan penampilan. Murid mengikuti pengkondisian di halaman sekolah sebelum melaksanakan kegiatan. Salah satu agenda pada hari tersebut adalah HAORNAS yang berlangsung pada pagi hari. Setelah waktu istirahat, murid kembali diarahkan untuk memantapkan gerakan melalui pembagian kelas menjadi tiga kelompok besar.

Kelompok pertama mendapatkan kesempatan untuk mengulang gerakan medley lagu pertama hingga ketujuh, kemudian dilanjutkan oleh kelompok kedua. Setelah jeda MBG dan ISHOMA, kelompok ketiga memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan pengulangan seluruh rangkaian gerakan. Pembagian kelompok tersebut memberikan ruang bagi murid untuk berlatih secara lebih terarah. Setelah seluruh kelompok memperoleh kesempatan berlatih, dilakukan penilaian antarkelompok. Kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi gerak dan lagu bersama fasilitator serta Tim Ekstrakurikuler. Evaluasi ini menjadi bagian dari proses penyempurnaan penampilan sebelum seluruh rangkaian kegiatan memasuki tahap akhir.

Hari Keempat: Gladi dan Persiapan Gelar Karya

Pada Kamis, 10 September 2026, kegiatan difokuskan pada gladi atau latihan bersama. Seluruh murid dikondisikan di halaman sekolah dan mengikuti latihan berdasarkan jenjang kelas. Murid kelas X melaksanakan gladi terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan kelas XI dan kelas XII. Pembagian waktu tersebut memungkinkan setiap jenjang memperoleh kesempatan untuk melakukan latihan bersama sebelum tampil dalam Gelar Karya.

Setelah gladi, fasilitator melaksanakan evaluasi akhir dan koordinasi kesiapan Gelar Karya tiap kelas. Pada tahap ini, kesiapan murid dan kelas kembali dikoordinasikan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai dengan agenda. Murid kemudian mendapatkan penyampaian mengenai teknis Gelar Karya, termasuk urutan jalan dan urutan flash mob. Penjelasan tersebut menjadi bekal bagi murid untuk memahami alur pelaksanaan kegiatan pada hari puncak.

Hari Kelima: Puncak Gelar Karya Flash Mob Tari Nusantara

Setelah melalui empat hari proses pembelajaran dan latihan, kegiatan kokurikuler mencapai puncaknya pada Jumat, 11 September 2026 melalui kegiatan Gelar Karya. Hari terakhir diawali dengan briefing fasilitator pada pukul 07.00. Setelah itu, seluruh murid dipersiapkan untuk berangkat dari SMKN 2 Sewon menuju Lapangan Timbulharjo.

\

Perjalanan menuju lokasi Gelar Karya tidak sekadar menjadi perpindahan tempat, tetapi dikemas dalam bentuk kirab/jalan bersama. Kirab tersebut diawali oleh pasukan drumband kelas XIDKV1, kemudian diikuti oleh peserta kegiatan menuju Lapangan Timbulharjo. Sesampainya di Lapangan Timbulharjo, peserta ditempatkan sesuai formasi yang telah dipersiapkan untuk pelaksanaan flash mob. Setelah seluruh peserta siap, acara dibuka oleh MC. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMKN 2 Sewon. Selanjutnya, Lurah Timbulharjo memberikan sambutan sekaligus membuka Gelar Karya dengan didampingi oleh Kepala Sekolah. Setelah pembukaan, seluruh peserta melakukan persiapan akhir sebelum memasuki kegiatan utama.

 

Seluruh Murid Bersatu dalam Flash Mob Tari Nusantara

Pukul 09.00 menjadi momentum utama dalam rangkaian kegiatan. Seluruh murid kelas X, XI, dan XII SMKN 2 Sewon tampil bersama dalam Gelar Karya: Flash Mob Tari Nusantara. Penampilan tersebut menjadi hasil dari proses pembelajaran dan latihan yang telah dilakukan sejak hari pertama. Tujuh lagu daerah yang sebelumnya dipelajari melalui proses pengenalan, pengamatan, menyanyi, latihan gerak, evaluasi, hingga gladi kemudian dipersiapkan menjadi bagian dari penampilan bersama.

Keterlibatan seluruh murid dari tiga jenjang menjadikan kegiatan ini sebagai sebuah pertunjukan kolaboratif. Murid tidak hanya belajar mengenai lagu daerah, tetapi juga belajar mengenai proses mempersiapkan sebuah karya secara bersama-sama. Setelah penampilan selesai, rangkaian Gelar Karya ditutup. Seluruh peserta kemudian kembali menuju sekolah bersama fasilitator dan Tim Kokurikuler.

 

Belajar Budaya melalui Gerak, Lagu, dan Kolaborasi

Kegiatan “Dusevoscho Bergerak: Merawat Lagu Daerah melalui Tari Modern” memperlihatkan bagaimana pembelajaran kokurikuler dapat dikemas secara aktif dan kreatif. Selama lima hari, murid mengikuti tahapan kegiatan yang dimulai dari pengenalan materi, pengamatan lagu daerah, kerja kelompok, presentasi, menyanyi, latihan gerak dan lagu, evaluasi, koordinasi, gladi, hingga penampilan dalam Gelar Karya.

Tujuh lagu daerah dari berbagai wilayah Nusantara menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Lagu Cingcangkeling, Sinanggar Tulo, Jaranan, Sajojo, Ayo Mama, Rek Ayo Rek, dan Bungong Jeumpa diperkenalkan dan dilatihkan melalui rangkaian kegiatan yang dilakukan secara bertahap.
Tidak berhenti pada pengenalan lagu, kegiatan juga memberikan pengalaman kepada murid untuk berlatih secara berkelompok, melakukan penilaian antarkelompok, mengikuti evaluasi, serta mempersiapkan penampilan secara bersama-sama.

Puncak kegiatan melalui Flash Mob Tari Nusantara menjadi representasi dari keseluruhan proses tersebut. Seluruh murid kelas X, XI, dan XII berkumpul dan menampilkan hasil latihan dalam satu pertunjukan bersama di Lapangan Timbulharjo. Melalui kegiatan ini, semangat “Dusevoscho Bergerak” tidak hanya diwujudkan melalui gerakan tari, tetapi juga melalui semangat kebersamaan, kreativitas, dan upaya mengenalkan kembali kekayaan lagu daerah kepada generasi muda. Kegiatan kokurikuler tersebut menjadi pengalaman belajar yang memadukan budaya, kreativitas, kerja sama, kedisiplinan, dan keberanian untuk tampil, sekaligus menjadi ruang bagi murid SMKN 2 Sewon untuk merawat kekayaan budaya Nusantara melalui cara yang dekat dengan generasi masa kini.

Berita

Navigasi pos

Previous Post: SMK Negeri 2 Sewon Gelar Pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana
Next Post: Pemilos 2026 SMKN 2 Sewon: Paslon 2 Terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS

More Related Articles

Sosialisasi Program Sekolah SMK Negeri 2 Sewon Tahun 2026 Berita
Workshop Peningkatan Kapasitas Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) dengan tema Pelayanan Prima, Disiplin Positif, dan Praktik Restoratif untuk Membangun Budaya Sekolah yang Peduli dan Berkarakter. Berita
Apel Penyambutan Paskibra 2026 dan Partisipasi Murid SMK Negeri 2 Sewon dalam Paskibra Kapanewon Sewon Berita
Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97 di SMK N 2 Sewon, Panewu Sewon Bertindak Sebagai Pembina Upacara Berita
Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa, SMK Negeri 2 Sewon Gelar Upacara Hari Pramuka Berita
SMK Negeri 2 Sewon Gelar Pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Medsos Skaduse

Profil Skaduse

https://www.youtube.com/watch?v=xK0V20O_ci0

Mars Skaduse

https://www.youtube.com/watch?v=Nd-y8xYBxVo

SPAB Skaduse

https://www.youtube.com/watch?v=WK7Wc-Lh8Xg&t=2s
Samilah, S.Pd., M.Pd. : Kepala Sekolah

Samilah, S.Pd., M.Pd.

Kepala Sekolah

Kategori

  • Berita
  • Informasi

Berita Terkini :

  • Pemilos 2026 SMKN 2 Sewon: Paslon 2 Terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS 11 September 2026
  • Dusevoscho Bergerak: Merawat Lagu Daerah melalui Tari Modern 11 September 2026
  • SMK Negeri 2 Sewon Gelar Pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana 29 Agustus 2026
  • Apel Penyambutan Paskibra 2026 dan Partisipasi Murid SMK Negeri 2 Sewon dalam Paskibra Kapanewon Sewon 24 Agustus 2026
  • Lomba Desain Batik Seragam Identitas SMK Negeri 2 Sewon 24 Agustus 2026

Galeri

Lokasi Unit 1


JL. Parangtritis Km 7, Timbulharjo, Kec. Sewon, Kab. Bantul Prov. D.I. Yogyakarta

Lokasi Unit 2 ( Kampus Pusat )


Cangkringmalang, Timbulharjo, Kec. Sewon, Kab. Bantul Prov. D.I. Yogyakarta

Copyright © 2026 SMK Negeri 2 Sewon.

Powered by PressBook Blog WordPress theme