Yogyakarta – SMK Negeri 2 Sewon turut berpartisipasi dalam Gelar Karya Hasil Pelaksanaan Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya Pola Blended-Magang Gelombang 2 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya pada tanggal 27–28 Juli 2026 di Kampus BBPPMPV Seni dan Budaya, Yogyakarta. Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Tradisi, Menciptakan Inovasi, Menuju Industri Kreatif Masa Kini” ini menjadi wadah bagi para guru vokasi untuk menampilkan hasil peningkatan kompetensi sekaligus memperlihatkan inovasi pembelajaran yang telah dikembangkan selama mengikuti program Upskilling dan Reskilling.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan vokasi, di antaranya Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, S.H.I., M.A., Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta, Wiwik Indriyani, S.Pd., M.Si., Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul, Ismunardi, S.Pd., M.M., Dr. Dwi Yunanto, M.Pd., yang menjabat sebagai Widyaiswara Ahli Madya BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta, serta jajaran pimpinan BBPPMPV Seni dan Budaya, kepala sekolah, guru vokasi, dan tamu undangan dari berbagai instansi. Turut hadir pula Kepala SMK Negeri 2 Sewon, Samilah, S.Pd., M.Pd., sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi guru dan penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia industri kreatif.

Sebanyak sepuluh SMK binaan BBPPMPV Seni dan Budaya, termasuk SMK Negeri 2 Sewon, turut memeriahkan pameran dengan menampilkan karya-karya unggulan dari berbagai kompetensi keahlian. Pameran ini menjadi ajang bagi sekolah untuk memperlihatkan inovasi pembelajaran, kreativitas guru dan murid, sekaligus memperkenalkan potensi lulusan kepada masyarakat dan dunia industri. Selain sebagai sarana apresiasi, kegiatan ini juga memperkuat jejaring kerja sama antarsatuan pendidikan vokasi dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif.

Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan seremoni pembukaan di Auditorium Saraswati yang berlangsung meriah. Acara dibuka dengan penampilan musik orkestra, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, laporan pelaksanaan kegiatan, serta kolaborasi orkestra dengan peragaan busana hasil karya peserta Upskilling dan Reskilling. Suasana semakin semarak dengan pertunjukan kolaboratif bertajuk “NARACAYA”, yang memadukan seni tari, seni teater, seni karawitan, dan seni pedalangan sebagai representasi kekayaan budaya Indonesia yang dikemas secara inovatif.

Usai pembukaan, para tamu undangan mengunjungi ruang pameran yang menampilkan hasil karya peserta Upskilling dan Reskilling dari berbagai kompetensi keahlian, di antaranya Desain Komunikasi Visual, Teknik Grafika, Produksi dan Siaran Program Televisi, Produksi Film, Animasi, Desain dan Produksi Busana, Kriya Logam, Kriya Kayu, Kriya Kulit, Kriya Keramik, Seni Patung, dan Seni Lukis. Pada kesempatan tersebut, rombongan tamu meninjau stan pameran masing-masing sekolah, termasuk stan SMK Negeri 2 Sewon, yang memamerkan berbagai karya inovatif hasil implementasi pembelajaran vokasi. Karya-karya yang ditampilkan mencerminkan peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan teknologi, dan kebutuhan industri kreatif.

Sebagai salah satu peserta pameran, SMK Negeri 2 Sewon menampilkan berbagai karya unggulan yang mencerminkan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi lintas kompetensi keahlian. Keikutsertaan sekolah dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan vokasi melalui pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi, dunia usaha, dan dunia industri. Kehadiran Samilah, S.Pd., M.Pd. bersama para guru menjadi wujud dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah melalui program pengembangan kompetensi guru yang diselenggarakan BBPPMPV Seni dan Budaya.

Selain pameran karya, kegiatan Gelar Karya juga dimeriahkan dengan Pameran SMK dan Bazar UMKM yang berlangsung selama dua hari. Berbagai produk kreatif hasil karya sekolah dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dipamerkan kepada masyarakat sebagai bentuk sinergi antara pendidikan vokasi dan pemberdayaan ekonomi kreatif. Pengunjung juga disuguhkan hiburan rakyat berupa pertunjukan Reog Ponorogo, Jatilan Sekar Naron Indonesia, hingga penampilan grup musik Guyon Waton yang menjadi penutup rangkaian kegiatan.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Anak Indonesia Hebat, Lomba Lukis Anak Tingkat Nasional, penayangan karya peserta Upskilling dan Reskilling, serta Talkshow bertema “Masa Depan SMK Seni dan Ekonomi Kreatif: Sinergi Kebijakan, Riset, dan Tren Industri” yang menghadirkan narasumber dari BBPPMPV Seni dan Budaya, akademisi, dan praktisi industri. Forum ini menjadi ruang diskusi mengenai arah pengembangan pendidikan vokasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan dunia kerja, dan tren industri kreatif.

Partisipasi SMK Negeri 2 Sewon dalam Gelar Karya BBPPMPV Seni dan Budaya 2026 menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mendukung peningkatan kompetensi guru melalui program Upskilling dan Reskilling. Melalui kegiatan ini, sekolah tidak hanya menampilkan hasil karya terbaik, tetapi juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia industri. Dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dikpora DIY, Balai Dikmen Kabupaten Bantul, BBPPMPV Seni dan Budaya, hingga kepala sekolah dan guru, menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan vokasi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat “Menguatkan Tradisi, Menciptakan Inovasi, Menuju Industri Kreatif Masa Kini”, diharapkan pendidikan vokasi Indonesia semakin mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, adaptif, serta siap menghadapi tantangan industri kreatif di masa depan.

