Bantul, 28 Agustus 2026 — SMK Negeri 2 Sewon melaksanakan kegiatan Pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) selama tiga hari, Rabu–Jumat, 26–28 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di RPS Bawah, Unit 2 SMK Negeri 2 Sewon, mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan murid yang tergabung dalam program pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana. Pelaksanaan kegiatan menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana serta membangun lingkungan pendidikan yang aman dan tanggap terhadap kondisi darurat.

Dalam kegiatan tersebut, SMK Negeri 2 Sewon melibatkan Tim Pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana yang terdiri atas berbagai bidang, yaitu Pengamanan dan Evakuasi, Kesehatan dan Pertolongan Pertama, Data Informasi dan Peringatan Dini, Logistik dan Peralatan, serta Perencanaan, Pendidikan dan Pelatihan. Tim tersebut berada di bawah tanggung jawab Kepala SMK Negeri 2 Sewon, Samilah, S.Pd., M.Pd.
Pendampingan SPAB dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dan kesiapan kepada warga sekolah dalam menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan mengenai pengamanan dan evakuasi, pertolongan pertama, sistem informasi dan peringatan dini, hingga pengelolaan logistik serta perencanaan penanggulangan bencana. Sebanyak 30 murid tercatat sebagai peserta pendampingan. Mereka berasal dari sejumlah kompetensi keahlian, antara lain Produksi dan Siaran Program Televisi (PSPT), Desain dan Produksi Busana (DPB), Desain Komunikasi Visual (DKV), serta Kriya Kreatif Batik dan Tekstil (KKBT) dari kelas X dan XI. Keterlibatan murid dari berbagai kompetensi keahlian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. Murid tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga diharapkan mampu berperan aktif dalam menciptakan budaya sekolah yang aman dan tanggap terhadap bencana.

Tim pendampingan dibentuk dengan pembagian tugas yang jelas. Bidang Pengamanan dan Evakuasi bertugas mendukung kesiapan dalam proses pengamanan serta evakuasi. Bidang Kesehatan dan Pertolongan Pertama berfokus pada aspek kesehatan dan penanganan awal ketika terjadi keadaan darurat. Sementara itu, Bidang Data, Informasi dan Peringatan Dini berperan dalam aspek informasi dan sistem peringatan. Bidang Logistik dan Peralatan menangani kebutuhan perlengkapan, sedangkan Bidang Perencanaan, Pendidikan dan Pelatihan mendukung proses perencanaan serta penguatan kapasitas warga sekolah. Dengan adanya pembagian peran tersebut, pelaksanaan program SPAB diharapkan dapat berjalan secara terarah dan membangun sistem kesiapsiagaan yang melibatkan seluruh unsur sekolah.


Pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana menjadi salah satu langkah penting SMK Negeri 2 Sewon dalam membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan siap menghadapi situasi darurat. Melalui kegiatan ini, warga sekolah diharapkan semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan bencana, mengetahui langkah yang tepat ketika terjadi keadaan darurat, serta mampu bekerja sama dalam melakukan upaya pengurangan risiko bencana di lingkungan sekolah. Dengan semangat kesiapsiagaan dan kolaborasi, SMK Negeri 2 Sewon terus berkomitmen membangun satuan pendidikan yang aman, tangguh, dan responsif terhadap bencana.



